Wednesday, 20 April 2011

Ukhuwah itu,
dulunya tersemai rapi,
dibajai setiap hari,
hingga kumbang pon takut menghinggapi..

Ukhuwah itu,
bersemi tanpa rasa iri hati,
mendidik hati yg nan sepi,
mengocak kolam nurani,
agar berpasakkan redha Ilahi..

Ukhuwah itu,
ianya murni,
andai diasuh dgn iman,
mencontohi qudwah nabi,
merasai manisnya ikatan solidariti,
semuanya telah termaktub dalam kitab suci.

Ukhuwah itu,
terlalu manis bagi yg memahami,
erti sebuah tautan hati,
keikhlasan dan kejujuran terpasak di sanubari,
bergetar di setiap urat nadi..

Ukhuwah itu,
janganlah dinodai dengan segala percikan mazmumah hati,
memuaskan nafsu serakah yg merajai,
melampiaskan kepuasan diri,
menolak segala kebenaran dan realiti..

Ukhuwah itu, 
bisa menjadi racun buat diri,
dalam sekelip mata sahabat menjadi musuh dalam mimpi,
mengintai peluang untuk menguasai,
membiarkan diri lena indah dengan kepuasan yg fantasi,
menghunus kenangan indah yg bersemi..
cebisan memori hancur berkecai,
dek mengejar populariti,
bangga dengan apa yg dikecapi,
lupa dari mana asal usulnya selama ini,
lupa akan teman seperjuangan yg sentiasa mendokong inspirasi diri,

Ukhuwah itu,
adakah kan berlalu saat2 manis yg pernah dilalui?
adakah masih ada ruang utk perhubungan diperbaiki?
adakah waktu itu kan berulang lagi?
adakah angkara diri ini masih menidakkan ukhuwah yg dipatri?
di manakah silapnya wahai hati?
di manakah erti ukhuwah yg kita pernah berjanji?
di manakah letaknya persefahaman kita selama ini?
sesungguhnya, nilai sebuah ukhuwah perlu dihargai, 
kemanisannya, hanya kita yg rasai,
mencipta suasana harmoni..

Ya ALLAH, satukan hati kami,
menyirami nur cahaya ILahi,
agar ia terus mekar mewangi,
segar disirami..~

No comments:

Post a Comment